logo
  • Pusat Informasi
    (031) - 8471877 ext. 8333
  • email : marketing.rsijemursari@gmail.com
    Fax : (031) - 8414877

ANALISA KEJADIAN HAIs TAHUN 2016

    1. Total Kejadian PLEBHITIS tahun 2016 adalah sebesar 18,5%o (masih di bawah standar angka plebhitis rumah sakit, yaitu sebesar 20%o, kejadian Plebhihis mengalami angka tertinggi pada bulan januari – maret 2016, hal itu disebabkan karena belum adanya persamaan persepsi tentang pencatatan surveilan hais.
    2. Total kejadian ISK tahun 2016 sebesar 3,1%o (kejadian ISK pada bulan januari 2016)
    3. Total kejadia IDO sebesar 0,6%. Kejadian IDO tertinggi pada bulan April dan Mei 2016
    4. Total kejadian dekubitus tahun 2016 sebesar 10,7%o. Kejadian tertinggi pada bulan januari dan maret 2016
    5. Total kejadian VAP tahun 2016 sebesar 0,8%o (kejadian pada bulan maret 2016)

ANALISA :
Kejadian plebhitis selama semester I tahun 2017 tertinggi adalah pada bulan maret yaitu sebesar 1,90 %o. Setelah dilakukan konfirmasi didapatkan penyebab plebhitis dikarenakan :

    1. Pemakaian cairan konsentrasi pekat (hipertonis & tranfusi)
    2. Pemberian terapi dan obat-obat high alert (antibiotik, analgesik, Elektrolit & Vitamin)
    3. Faktor usia (usia < 5 tahun dan usia >50 tahun)
    4. Lokasi pemasangan infus perifer terbanyak di metakarpal
    5. Multiple diagnosis
    6. Lama pemasangan infus lebih dari 2 hari kalender
    7. Petugas tidak memakai APD (sarung tangan, masker) saat mengoplos obat- obat high alert
    8. Pengoplosan cairan belum dilakukan di ruangan khusus (terutama untuk obat high alert)
    9. Audit SPO pemasangan dan perawatan infus belum dilakukan secara rutin
    10. Belum ada perawat yang mengikuti pelatihan management IV Line
    11. Belum adanya Team IV Therapy


ANALISA :
• Capaian untuk hand hygiene 5 moment selama semester I yaitu untuk moment ke 1, 3,4, dan 5 mengalami angka kepatuhan yang fluktuatif
• Sedangkan untuk moment ke 2 (sebelum tindakan aseptik) mengalami peningkatan dari 49% menjadi 74%

REKOMENDASI :
• Re-edukasi ulang tentang pentingnya 5 moment kebersihan tangan
• Audit kebersihan tangan 5 momen setiap bulan oleh IPCN dan IPCLN
• Bentuk duta hand hygiene di RSI Jemursari
• Adakan lomba hand hygiene antar unit

TINDAK LANJUT :
• Melakukan re-ediukasi ulang tentang penting nya 5 moment kebersihan tangan
• Melakukan audit kebersihan tangan 5 momen setiap bulan oleh IPCN dan IPCLN
• Membentuk duta hand hygiene di RSI Jemursari
• Mengadakan lomba hand hygiene antar unit di RSI Jemursari
• Kepatuhan pemakaian APD handscoon sesuai indikasi selama semester I mengalami peningkatan yaitu dari 76% menjadi 89%
• Kepatuhan pemakain APD masker sesuai indikasi selama semester I mengalami peningkatan yaitu dari 69% menjadi 74%